Toli-toli, 31 Agustus 2025 | Menyikapi gejolak nasional dalam bentuk demonstrasi besar-besaran di beberapa kota di Indonesia akhir-akhir ini, yang tidak menutup kemungkinan akan diikuti oleh mahasiswa dan atau masyarakat di Kabupaten Toli-toli Sulawesi Tengah, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Mujahidin Toli-toli Fitriyah Ihwani, S.Sos., M.M mengimbau kepada seluruh mahasiswa yang akan terlibat dalam penyampaian aspirasi kepada pemangku kepentingan di daerah Kabupaten Toli-toli untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral.
Melalui Surat Edaran Nomor: 150/STIP-M/TLI/VIII/2025, Ketua STIP Mujahidin Toli-toli juga mengimbau agar dalam penyampaian aspirasi dilakukan dengan tetap menjaga kondusifitas serta tidak terpengaruh dengan provokasi yang mungkin saja dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Berikut adalah isi edaran sebagaimana dikutip dari Surat Edaran Ketua STIP Mujahidin Toli-toli tentang Imbauan Ketua dalam rangka Penyampaian Aspiras Mahasiswa kepada Pemangku Kepentingan di Kabupaten Toli-toli:
- Bagi mahasiswa yang berencana berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa, kami ingatkan untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral. Lakukan aksi dengan cara yang damai, tertib, dan tidak anarkis. Jaga nama baik almamater STIP Mujahidin Toli-toli dan hindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
- Sampaikan aspirasi dengan cara-cara yang beradab. Tunjukkan bahwa kalian adalah kaum terpelajar yang mengutamakan dialog dan akal sehat. Ingat, kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah.
- Waspada terhadap provokasi yang dapat merugikan diri sendiri dan almamater. Tunjukkan bahwa mahasiswa adalah agen perubahan yang membawa kesejukan, bukan kegaduhan.
- Kepada seluruh civitas akademika untuk tetap memantau informasi resmi dari pihak kampus dan tidak mudah percaya pada kabar yang tidak jelas sumbernya. Sebagai insan akademik sebaiknya mengisi ruang diskusi dengan narasi yang mendidik.
- Demi menjaga keselamatan diri dosen dan mahasiswa dari potensi hal-hal yang tidak diinginkan diluar kampus selama aksi berlangsung, dosen diimbau untuk tetap melaksanakan pembelajaran secara daring melalui platform yang tersedia.
Fitriyah Ihwani, selalu mendukung penyampaian aspirasi mahasiswa sepanjang dilakukan dengan cara-cara yang beradab dan tidak mengganggu proses dan aktivitas pembelajaran.










